13 February 2020

Betulkah Agama Musuh Pancasila.!?


Semua orang faham kalau PKI itu musuh Pancasila. Disebut musuh karena PKI ini di sinyalir ingin menggulingkan Pancasila, dan mengantinya dengan ideologi komunis.

Kalau berbicara ISIS, itu terlalu jauh. Karena ISIS itu berada di Suriah sana, mereka tidak atau belum sempat beraksi di Indonesia, sedang polanya sama seperti PKI yaitu ingin menggulingkan demokratik Suriah sebagai pemegang kekuasaan yg sah disana. Dan semua orang tahu, ISIS itu barafiliasi pada ideologi agama, mereka ingin menciptakan negara bersyariah Islam.

Sedang yang ada di Indonesia dan jarang disebut sebagai musuh Pancasila yaitu HTI atau Hizbut Tahrir Indonesia. Walaupun sudah di bubarkan, tapi tokoh-tokoh HTI ini masih bebas mendakwahkan tujuanya menciptakan negara bersyariah dengan hukum Islam secara kaffah. Mereka masih bisa berdakwah karena HTI hanya dibubarkan secara administrasinya saja, hukum keorganisasianya saja yang dibubarkan, sementara aggotanya tidak dijerat pidana seperti anggota PKI yang langsung dibabat habis.

Sel-sel HTI inilah yang terus bersuara menegakan Khilaffah Islamiyah dan melawan Pancasila sampai sekarang. Melalui narasi Idelogi thogut kafir sampai dikatakan pancagila terus mereka dakwahkan.

Dulu pernah muncul DEWAN REVOLUSI ISLAM. Mereka adalah sekelompok minoritas yang mengaku mayoritas. Padahal 2 Mayoritas Islam di negeri ini yaitu NU dan Muhamadiyah sangat menghormati Pancasila. Sedang ormas minoritas ini, justru malah inggin mengganti Ideologi Pancasila dengan Sistem khilafah.

Bahkan mereka ini sudah memiliki susunan kepengurusan pemerintahan yang mereka usung. Dari mulai kepala negara sampai menteri-menterinya, walau sebagian lainya sudah tobat dan jadi orang penting dipemerintahan sekarang.

Dari sinilah cikal bakal agama sebagai musuh Pancasila. Padahal Pancasila tidak pernah memusuhi agama.

Sallam NKRI 55,5 stress
Roberto Taohids

22 January 2020

Dongeng Sunda Wa Kepoh - Si Rawing Bag.3

Dongeng Sunda Wa Kepoh - Si Rawing Bag.1

Dongeng Sunda Wa Kepoh
Si Rawing - Karya Yat.R
Bagian ka 3

21 January 2020

Komunisme, Dibuang Sayang


" Pak Taohids, kenapa ya walau tiap hari teriak NKRI harga mati, tapi ko pada ribut melulu, Mereka tidak suka perbedaan dalam hal apapun. Beda keyakinan ribut, beda ras ribut, beda partai ribut, dan banyak lagi.!? ".

Menurut saya masyarakat Indonesia itu sudah tidak lagi memiliki jiwa kesatuan. Entah apa penyebabnya, mereka malah lebih condong hidup berkelompok dalam hal apapun. Bereklompok dalam berkeyakinan, bermasyarakat, dalam bekerja, bahkan untuk ber-hobby-pun harus berkelompok atau berkomunitas.

Contohnya lihat saja supir truk, ada berapa banyak komunitas dalam satu bidang pekerjaan saja.. !?
Banyak..

Hidup berkelompok memang bagus bagi anggotanya saja, rasa peraaudaraan, saling menolong, saling melindungi, dan saling menghargai secara sosial bisa sangat tinggi.
Tap bagi yang bukan anggota atau kelompok lain, hanya akan menimbulkan persaingan, perasaan saling curiga dan saling menjatuhkan.

Dari sinilah awal terciptanya benturan benturan antar komunitas. Tawuran, saling ledek, hilangnya rasa saling hormat, rasa saling menghargai, atas nama loyalitas terhadap kelompoknya.

Jadi sebetulnya disadari atau tidak, cara hidup orang Indonesia itu menganut paham komuniti atau komunisme. Bhineka Tunggal Eka atau satu dalam perbedaan hanya obrolan basa basi dan hiasan dinding.

Makanya saya suka ketawa bila melihat orang yang teriak anti komunis, padahal cara hidupnya komunis identik.
Tidak suka perbedaan, saling curiga, saling omongkeun, bahkan saling teror antar kelompok. Mereka yang melarang adanya komunisme, mereka pula yang mengikuti caranya. Komunisme Dibuang Sayang.

Hisap lagi daun surganya.. haha..

17 January 2020

Dongeng Sunda Wa Kepoh - Si Rawing Bag.2




Dongeng Sunda Wa Kepoh
Si Rawing - Karya Yat.R
Bagian ka 2
Selanjutnya Si Rawing Bag.3
Sebelumnya Si Rawing Bag.1

Dongeng Sunda Wa Kepoh - Si Rawing Bag.1

Dongeng Sunda Wa Kepoh - Si Rawing Bag.1

Dongeng Sunda Wa Kepoh
Si Rawing - Karya Yat.R
Bagian ka 1