29 July 2013

Pendapat Saya Tentang FPI

Taopik Hidayat_29 July 2013

Front Pembela Islam atau yang lebih dikenal dengan sebutan FPI, Sebetulnya hanya salah satu borok yang menempel pada Tubuh Islam. Semakin lama mereka eksis, maka semakin banyaklah nanah bercampur darah yang akan mengotori setiap inchi pakaian Islam.

Setuju atau tidak setuju, fakta keberadaan mereka memang tidak membuat Islam menjadi lebih baik. Prostitusi tetap masih marak, Tempat hiburan malam, makin menjamur. Justru kearogansian FPI malah bisa dijadikan alat bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab, untuk menjatuhkan Islam


Diatas kertas tujuan FPI memang bagus al`amru bil-ma'ruf wannahyu'anil-mun'kar, menyuruh manusia agar mengerjakan yang baik dan mencegah mereka dari perbuatan yang mungkar. Ini adalah sebuah dogma, sebuah perintah yang dianjurkan.

Di lapangan, hal ini jarang disadari oleh para petinggi FPI, bahwa mereka ini adalah ORMAS, Organisasi Massa. Bukan dogma, atau perintah Tuhan untuk 'membela Islam'. Dalam sebuah wadah organisasi massa, tentu didalamnya terdapat bermacam budaya, karakter, dan wawasan berbeda dari tiap-tiap pribadi anggotanya.

Apa mereka semua mengerti Agama? Tidak.!
Sebagian bahkan tak tau, apa tujuan mereka mensweeping, dan merusak tempat hiburan malam. Yang dia tau hanya satu, kebanggaan diri. Itu motivasi mereka..
Ini gue berani.. Ini gue yang paling beriman.. Ini gue paling benar, dan seterusnya.
Padahal aslinya mereka goblok.. Karna yang mereka lakukan bukan mencegah atau mengajak, tapi merusak..!

Tapi tidak semua begitu lho kang..!? Ah.. Omong kosong. Itu hanya sebuah alasan untuk mencari pembenaran. Faktanya, semua Anggota dan bahkan Gembong FPI-nyapun Selalu membela, memberikan rasa simpatik dan memberi dukungan Moral pada segelintir anggotanya yang ketahuan bertindak salah. Artinya, tindakan salah dan kesewenang-wenangan si anggota, itu di dukung juga oleh gembongnya.

Lebih gila lagi, bila sampai ada korban yang tewas karna ulah anggotanya,
Sang Gembong hanya cukup berkata: '' kami mohon maaf, dan turut berduka cita''.
Apa itu tidak goblok namanya.?

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.