16 August 2013

Apakah Islam Sebagai Agama Rahmatan Lil ‘Alamin?

Taopik Hidayat_16 August 2013

 وَمَآ أَرْسَلْنَـكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِّلْعَـلَمِينَ
  “Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS Al Anbiya’: 107)
Anda tentu mampu memahami ayat ini bukan.?
Di dalam ayat tersebut jelas bahwa Nabi Muhammad-lah yang di utus menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Namun banyak yang mengakui, khususnya muslim beriman yang mengatakan bahwa
” Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia “.



Yang jadi pertanyaan, sudahkah prilaku umat Islam dengan Syari’at-nya menjadi sebuah rahmat bagi seluruh alam?
di mana banyak terdapat Syari’at yang jauh sekali bila di sebut sebuah rahmat, bahkan bagi sesama manusia.
contohnya Syari’at Islam tentang polygami, hukum rajam, hukum pancung, potong tangan, bahkan yang sekarang ramai di bicarakan adalah tentang Suara Adzan dengan pegeras suara.
Itu semua menjadi polemik,menjadi sebuah masalah bagi sesama, bukan menjadi rahmat.

“Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,” mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar” (QS al-Baqarah:11-12).

Betul Islam adalah rahmat bagi alam, namun bukan Islam sekarang, tapi Islam dulu
Sebelum Nabi Muhammad SAW wafat, Islam murni yang di contohkan melalui prilaku Rhasul.

Jadi, apakah prilaku anda sudah menjadi rahmat bagi alam seperti Prilaku Nabi..?

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.