18 January 2014

Contoh Kesadaran yang Sulit Diterima Umat Muslim

Momos Fobetor_18 January 2014



Satu yang tak pernah di sadari oleh muslim jaman sekarang. Yaitu literatur hasil perkawinan antara budaya dan Syari’at Islam. Mereka tak pernah bisa membedakan. Mana budaya Mana ajaran Islam.

Sering terjadi dalam sebuah forum diskusi, Seorang muslim mengangkat topik budaya, namun yang ditanyakan adalah ajaran Syari’at, Entah disadarinya atau tidak. Hasilnya tentu saja bukan pengetahuan atau sebuah makna kebenaran, yang didapat justru malah efek negatif pada sebuah ketetapan syari’at.

Contoh,
Tradisi Bakar kemenyan. Bagi orang muslim awam jaman sekarang, bakar kemenyan sering diartikan sebagai syarat pemanggilan arwah atau ritual-ritual gha’ib yang berasal dari ajaran Islam. Padahal bakar kemenyan adalah tradisi orang Arab dulu, yang fungsinya sebagai pengharum.

Namun karna Nabi Muhammad suka membakar kemenyan, maka tradisi tersebut dianggap seolah-olah adalah ajaran Islam. Contoh lainya seperti, tradisi Nikah, tradisi tahlil, tradisi Maulid Nabi, dan banyak lagi tradisi-tradisi asli indonesia yang di ekstrak menjadi sebuah bahan perdebatan sepanjang sejarah Islam.

Dari hal itu, lalu lahirlah dalil-dalil Ijtihadz atau fatwa hasil pencampuran literatur tersebut, perkawinan antara budaya dan syari’at. Yang membuat lebih rumit, dalil-dalil Iztihad atau fatwa tersebut dilahirkan oleh para ulama individualis antar madzhab.
Kolerasinya tentu saja
Saling salahkan
Saling menyesatkan
Saling cibir
Bahkan minimal, tidak saling sapa.

Akankah ini terus berlanjut..?

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.