30 March 2014

Sisi Buruk Facebook Yang Jarang Disadari

Unknown_30 March 2014

Pada awalnya,
Si Yahudi Ateis bajingan tengik Mark Zuckerberg,
Menciptakan Facebook untuk menghubungkan sesama teman mahasiswanya,
Dalam satu ruang lingkup Universitas dimana dia menuntut ilmu.
Namun karena animo dan respon penggunanya makin meningkat tajam,
Akhirnya dia dan beberapa kawanya,
Mengalih fungsikan Facebook menjadi jejaring sosial umum.
Dimanapun dan siapapun bisa menjadi member secara gratis.
Fungsinyapun berubah menjadi semakin luas,
Yaitu menghubungkan siapa saja, bisa teman, keluarga, atau teman baru di setiap penjuru dunia.

Itulah sekilas tujuan dan fungsi Facebook dibuat.
Tujuanya bagus dan memang tepat sasaran.
Contohnya saya,
Karena Facebook saya bisa terhubung kembali,
Bahkan sampai bisa mengobrol dengan teman SD dulu,
Padahal puluhan tahun sebelumnya kami tidak pernah terhubung sama sekali.

Selain itu,
Bagi saya facebook berguna juga sebagai pengganti tempat nongkrong.
Yang asalnya saya nongkrong di Mal Mal, di Gang sempit, di perempatan jalan, di pos ronda, di tempat prostitusi, di tempat perjudian, di pemancingan, di lapo2 tuak,
Sekarang ganti, didepan komputer atau didepan layar HP.

Dan sebagai wanita cerdas,
Istri saya bisa memaklumi dan menerima itu,
Karena efek positivnya terasa.
Kami tidak pernah bertengkar lagi gara gara kalah judi.
Kami tidak pernah bertengkar lagi gara gara saya muntah di kasur, sepulang mabuk mabukan, begitu seterusnya.

Namun apapun yang ada didunia ini,
Tidak akan lepas dari sisi positive dan negative.
Bila diatas sudah saya urai sisi positive Facebook,
sekarang giliran sisi negativenya.
Sisi negative Facebook pada diri saya adalah,
Saya menjadi produktif menulis.
Selain itu, saya juga jadi sedikit tahu tentang ilmu IT..

Lho.. Itu kan masih sisi positivenya,
Lalu mana sisi negativenya.?
Tidak ada..!
Karena positive dan negativenya sesuatu,
tergantung siapa yang menggunakanya.
Apapun itu..
Digunakan secara negative, hasilnya tentu saja negative.
Sebaliknya, bila digunakan secara positive, hasilnya pasti positive.

Apa sudah paham.?
Tidak.!?
Haha...
Makanya, cuci tuh otak..

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.