31 July 2014

Bukti Bahwa Manusia Adalah Budak

Taopik Hidayat_31 July 2014

Sebagai manusia saya sangat sadar, bahwa manusia hidup diatas bumi, Memang di gariskan untuk mengabdi, dan menghamba. Atau kasarnya menjadi budak. Mau tidak mau, menerima atau tidak. Kenyataanya manusia itu memang budak.

Jujur saja, otak saya belum mampu mencari sosok penguasa absolut pada diri manusia. Siapapun dia, setinggi apapun pangkatnya, sebanyak apapun hartanya, sekuat apapun pengaruhnya, mereka semua tidak akan pernah lepas dari membebek. Membebek pada sesama, pada elemen alam, pada material alam, dan seterusnya. Karena manusia itu mahluk sosial, mahluk yang selalu membebek, selalu menghamba, selalu menjadi budak, selalu membutuhkan sesuatu diluar diri. Makanya saya selalu tersenyum, saat ada seseorang yang tidak menerima bahwa dirinya itu budak.

Misalnya saya sendiri, Contoh kecil dalam kehidupan kongkrit, Saya belum mampu bebas diperbudak rokok, diperbudak uang, diperbudak jabatan, dan seterusnya. Di dunia maya, saya selalu diperbudak Google, diperbudak Facebook, di perbudak Blogger, dan lain-lain. Dari sisi psikologis, saya belum mampu bebas diperbudak perasaan, diperbudak keyakinan. Dan kita, memang tidak akan mampu membebaskan diri dari jadi budak menjadi penguasa absolute, Karena untuk itu, mungkn kita tidak punya hak.

Namun kenapa selalu ada saja orang yang senang menyebut orang lain budak, Dan merasa sakit saat kita di sebut budak oleh orang lain..? Menurut saya itu karena mereka belum tahu, Dan belum menyadari bahwa dia sudah diperbudak perasaan
Dalam bahasa Agama, mereka masih menjadi budak nafsu.

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.