09 October 2014

Filosofi Wanita Versi Taohids Online

Taopik Hidayat_09 October 2014

Saya sangat setuju sekali bila wanita di ibaratkan sebagai perhiasan. Apalagi ditambah dengan pribahasa, bahwa wanita itu ibarat ladang tempat lelaki bercocok tanam. Filosofinya, silelaki bebas mengekspresikan kemauanya dengan berbagai cara, agar perhiasan yang ia miliki selalu indah dalam pandangan matanya sendiri. 

Contohnya saya, Sebagai lelaki yang sudah punya istri atau punya perhiasan sendiri. Harus saya akui, Bahwa perhiasan yang saya miliki tidaklah sempurna. Maka saat saya suka dengan kemulusan kulit perhiasan orang lain yang tidak dimiliki oleh perhiasan saya, Yang saya lakukan bukan ingin merasakan, apalagi sampai ingin memilikinya, Tapi bercocok tanam sendiri, mengolah dan berkreasi sendiri, bagaimana caranya agar perhiasan yang saya miliki juga berkulit mulus seperti milik orang lain. 
Itulah sebabnya kenapa perhiasan yang saya miliki selalu menampilkan sinar terangnya dihadapan saya. Selain poin penting lainya seperti, betapa CERDASNYA saya. 

Sedang bagi lelaki goblok, Saat tidak dia dapati kulit putih dari istrinya, Yang dia lakukan adalah mencari perhiasan lain yang berkulit putih, lalu ingin merasakan dan memilikinya dengan berbagai cara. Tak peduli milik orang lain, tak peduli harus membeli, bahkan tidak peduli walau harus dengan cara mencuri. Pokoknya, sikat habis.. 

Oleh karena itu jangan heran, bila perhiasan yang anda miliki tidak pernah memancarkan sinar indahnya dihadapan anda. Itu jelas karena salah anda sendiri. Lalu jangan salahkan saya bila istri anda justru malah memancarkan keindahanya di hadapan saya.
Haha..

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang , :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.