11 October 2014

Maya Oh Maya..

Taopik Hidayat_11 October 2014

Kebanyakan orang Indonesia yang mayoritas beragama, Meyakini bahwa manusia itu hidup di dua alam. Yang pertama alam maya, dan yang kedua adalah alam realitas. Alam realitas diasumsikan sebagai alam nyata, Dimana semua yang ada didalamnya terbukti secara jelas. Sedang alam maya diasumsikan sebagai alam imajinasi, alam khayalan dan bohong bohongan.

Yang jadi masalah adalah saat asumsi yang berasal dari keyakinan ini melekat pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Misalnya, banyak orang yang menganggap bahwa Facebook adalah dunia maya. Maka mereka selalu beranggapan bahwa aktifitas facebook semua hanya imajinasi atau aktifitas bohong bohongan. Padahal alam maya atau alam bohong bohongan versi keyakinan dan dunia maya versi teknologi itu sangat jauh berbeda, beda artikulasi juga beda fungsi.

DUNIA MAYA versi iptek, itu berasal dari kata CYBERSPACE. Yang berarti media elektronik pada jaringan komputer. Yang dipergunakan untuk keperluan komunikasi satu arah maupun secara online. Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi seperti HP atau Komputer. Dan ini bukan imajinasi, apalagi bohong bohongan. ini teknologi yang nyata.

Faktanya, semakin banyak pengusaha pengusaha besar yang terobsesi mendirikan perusahaanya di dunia maya, terutama di bidang pemberitaan , jual beli, media sosial, dsb. Sebut saja misalnya Kompas.com, Detik news, Berniaga.com, Facebook, google, dll. semua adalah aktifitas nyata, bukan bohongan. Bahkan saya sudah merasakan keuntungan dari dunia maya secara finansial.

Dunia maya itu luas, bukan hanya sosial media saja. Jadi menilai Cyberspace sebagai sebuah aktifitas bohong bohongan, itu adalah tindakan sewenang wenang dari kebodohan dan ketidak tahuan. Apalagi bila dasar penilaian tersebut, cuma satu dari jutaan sosial media. itu sama saja seperti katak dalam batok.

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :