01 November 2014

Pendapat Tolol Saya Tentang Pemikiran Susi Pujiastuti

Taopik Hidayat_01 November 2014

Dulu, saat saya membaca tulisan para pemikir, saya selalu terkesima oleh pemikiranya. Lalu pemikiran mereka saya adopsi, caranya yaitu dengan menempa cara berpikir saya. Dan modalnya, adalah semua hal yang berhubungan langsung dengn pikiran itu sendiri. Misalnya membaca buku buku para kreator, terus menerus sampai akhirnya membaca menjadi makanan pokok mengalahkan makan dan minum. Kemudian belajar melatih diri menangkap inti gagasan gagasan rumit yang tersaji, tanpa meninggalkan detail teknis gagasan tersebut.

Contoh kongkritnya ibarat dunia Nelayan, saya tidak melulu sibuk mempersoalkan jarak tempuh mesin pendorong perahu. Tapi menembus lebih jauh, Sampai ke bagaimana cara kerja mesin pendorong tersebut. Apa vendor yang mengeluarkannya, Kenapa merk mesin tertentu yang banyak beredar di kota saya, Namun kenapa yang lain tidak, dst.
Sampai kemudian saya mampu menganalisa beragam persoalan dibalik layar. Sampai akhirnya, saya mengangguk-angguk sendiri. Sampai akhirnya, saya mengerti prosesnya, Bahkan sampai saya bisa menciptakan tulisan hasil rakitan saya sendiri.

Jadi untuk menjadi pemikir atau kreator itu tidaklah sulit. Tidak melulu harus menghambur hamburkan uang di bangku kuliah. Karena yang di hasilkan kampus hanyalah titel dan ijazah. Stempel hegemonik dari sekolompok orang agar diakui oleh kelompoknya.
Yang paling penting adalah belajar dan berusaha. Jangan pernah mengatakan itu sulit dan mustahil. Karena pikiran anda nantinya akan terbawa arus, lalu membenarkanya. Namun bila anda mengatakan " SAYA HARUS BISA... " Maka pikiran andapun akan berkata " KENAPA TIDAK.!? ".

Jacques Derrida pernah berkata :
" Hancurkan sebuah bangunan sampai ke dasar. Lalu bangun pemikiran baru diatas puing-puingnya "
Diakui atau tidak, jangan pernah pedulikan. Karena itu hanya ilusi mereka yang lapar akan pengakuan.
Yang penting, HASIL..! Karena di gelanggang publik, Itu adalah hakim tertinggi.


Pemikir Gadungan

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang , :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.