06 March 2015

Al Qur'an Terjaga Keaslianya.? HOAX..!

Taohids Channel_06 March 2015

Umat Islam  yang buta akan sejarah Qur'an, haqqul yakin bahwa Qur'an adalah asli Firman Allah.  Oleh sebab itu mereka sangat yakin bahwa Qur'an adalah Kitab suci yang terjaga keaslianya. Artinya, dari azalinya sampai sekarang,  isi  Qur'an tetap begitu dak pernah berubah. Padahal, perubahan perubahan Wahyu yang diterima Nabi Muhammad sudah terjadi  sejak masa masa awal. Dan itu, dibiarkan oleh Muhammad. 

Itulah sebetulnya cara penulisan mushaf pada masa Nabi SAW dan era sahabat, Itu menjadi langkah awal prinsip kebebasan yang mendorong lahirnya kreatifitas, inovasi dan ijtihad dalam Islam. Dampaknya Maka munculah beragam bacaan al-Qur’an di kalangan sahabat, demikian pula lahir banyak catatan al-Qur’an atau mushaf yang satu dengan lainnya sering berbeda, baik susunan dan jumlah surat atau ayat, bunyi bacaan lafaz dalam ayat, perbedaan kata-kata tertentu, perbedaan bunyi, dan sebagainya.  Yang pada akhirnya perbedaan in menjadi konflik yang tidak dapat dihindari, bahkan sampai sekarang. 

Melihat kejadian ini, Khalifah Ustman segera melakukan penyeragaman. Maka dibuatlah mushaf al-Qur’an standar yang populer sampai saat ini sebagai Mushaf Ustmani.  Namun sayangnya, ternyata bukan  hanya Ustman saja yang  membuat Mushaf Qur'an, Ali,  Ibn Mas'ud,  dan Ubay  Ibn Ka'ab pun membuatnya. 

Sekarang mari kita lihat perbedaan, ketiga Mushaf tersebut dengan Mushaf standart yang sekarang sering anda baca. 

Mushaf Ali Bin Abu Thalib, 
Mushaf ini di tulis lebih rapi., artinya ayat ayat yang tersusun  sesuai dengan urutan apa yang di katakan oleh Rhasul. Makanya dalam mushaf ini,  Ayat makiyah diletakan sebelum ayat Madaniyah. 

Sekarang Mushaf Ibn Mas’ud, 
Dalam mushaf ini, tidak ada surah Al Fatihah,  Al Falaq, dan An Nass. Jadi dalam mushaf ini, surah yang ada hanya 111 surah.  Bahkan yang paling mencolok, kata kata dalam mushaf ini banyak sekali memakai kalimat tersirat, atau ayat mutasyabihaat. 

Selanjutnya Mushaf Ubay ibn Ka’ab 
dalam Mushaf ini, urutan surahnya tidak  sama dengan urutan mushaf Ustmani.  Bahkan didalamnya ada 2 surah tambahan, yaitu surah al-Khal’u dan al-Hafdu. 

Nah, karena perbedaan dan perubahan perubahan pada Qur'an  inilah, yang menyebabkan umat islam menjadi terpecah dan menjadi beberapa golongan. Sedang semua golongan masing masing mengklaim bahwa Qur'an merekalah yang paling asli. 

Pertanyaanya sekarang, setelah anda tahu sejarahnya,  setelah anda tahu prosesnya, 
Apa anda yakin bahwa Qur'an Islam itu terjaga keaslianya, dan tidak pernah di revisi..? 


Cukup..

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.