02 May 2016

Agama Senjata Propaganda Paling Bahaya

Momos Fobetor_02 May 2016

Secara tidak sadar, sekelompok umat beragama selalu digiring untuk harus menyukai, mencintai, dan mengamalkan apapun yang di ajarkan oleh agama yang diyakininya. Karena secara psikologis, bila mereka membangkang ataupun menyimpang dari apa yang sudah ditentukan, maka mereka akan dianggap sebagai umat yang tidak bersungguh-sungguh.
Kasarnya, mereka akan dicap sebagai bukan umat beragama yang taat. Atau bahkan sampai bisa disebut kafir.

Contohnya dari sisi budaya.

Sebut saja misalnya seorang muslim, mereka tidak pernah sadar kalau mereka sebenarnya sudah dipaksa untuk menyukai, mencintai, dan mengamalkan budaya Arab. Karena Islam memang terlahir dari negeri gurun tersebut. Dan ketidak sadaran mereka, timbul karena mereka menganggap apapun yang berbau Arab, dibatinkan sebagai kemuliaan.
Mencintai dan menjalankanya, secara psikologis mereka anggap sebagai sumber pahala.
Namun sebaliknya, apapun yang datang dari luar, selalu dianggap sebagai sesuatu yang kotor, sesuatu yang tidak boleh ditiru apalagi sampai dilakukan. Karena mereka menganggap semua itu adalah sumber dosa.

Misalnya Budaya merayakan Tahun Baru, seorang muslim sangat tidak di anjurkan atau bahkan dilarang untuk merayakan Tahun Baru masehi dengan bermacam dalih.
Padahal alasan yang paling utama adalah karena umat muslim mempunyai penanggalan sendiri. Mempunyai perayaan tahun baru sendiri. Yaitu tahun baru Hijriyah.

Makanya tidak heran, kalau banyak sekali umat muslim yang benci akan budaya diluar Islam. Mereka benci kepada negara negara non Islam. Mereka benci juga terhadap orang orang non Islam. Mereka benci terhadap makanan makanan produk non Islam.
Hingga dampaknya pemboikotan, peperangan, sampai pembunuhan atas nama agama selalu terjadi sampai saat ini.

Dan sampai kapanpun. Selagi di atas bumi ini masih banyak paham, masih banyak perbedaan, dan masih banyak keyakinan, hal tersebut diatas tidak akan pernah berhenti.
Ini memang hanya opini saya, tapi apakah ada yang bisa membantah.?

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang , , :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.