Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Partai Politik, Oposisi Atau Oportunis?

Opponere atau yang sehari-hari sering kita dengar sebagai istilah Oposisi artinya adalah penentang, atau melawan, atau menolak. Sifat oposisi itu tanpa batas, baik batas ruang maupun batas waktu.
Artinya sampai kapanpun yang namanya penentang terhadap apapun, maka dia adalah oposisi.

Lalu bagaimana dengan Oposisi di ranah politik..?

Politik itu bersifat dinamis, artinya bisa berubah-rubah, dia selalu menyesuaikan diri dengan keadaan dan tempat atau ruang dan waktu. Ini jelas bertentaangan dengan sifat oposisi yang kaku.

Maka saat pelaku atau partai politik mengaku sebagai oposisi, reaksi saya hanya senyum kecut.
Karena sikap politik itu didasari oleh kepentingan. Sekarang kontra, besok bisa pro. Sekarang pro, besok bisa menentang.

Jadi kurang tepat sebetulnya jika ada pelaku atau partai politik yang mengaku sebagai oposisi, Karena dimanapun partai politik itu bersifat oportunis.

Pengamat Politik Alam Ghaib
Prof. DR. Roberto Taohids SH.

Taohids
Taohids Orang biasa yang berpikiran diatas orang normal, alias abnormal. Kasarnya, saya ini hanya orang gila.

Post a Comment for "Partai Politik, Oposisi Atau Oportunis?"