16 November 2019

Sebab Terorisme Di Indonesia Sulit Diberantas

Taohids_16 November 2019

Menghilangkan terorisme di Indonesia itu memang susah, harus ada banyak pihak yang terjun ke dalamnya, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, rakyat juga harus ikut berpartisipasi. Kalau tidak, aksi terorisme hanyalah mimpi buruk yang akan di rasakan oleh anak cucu kita kelak.



Masalahnya masih banyak penyangkalan terhadap aksi terorisme ini, terutama dari pihak orang-orang Islam. Kenapa saya mengaitkan masalah terorisme dengan Agama Islam? Ini kunci UTAMANYA. Jika kita melihat kenyataan begitu masifnya ceramah-ceramah provokatif seperti dalam video diatas, maka umat Islam harus mengakui bahwa ada ulama ulama yang mengatas namakan agama Islam, mengajarkan jemaahnya untuk menjadi teroris. Terlepas mereka itu dari golongan mana atau madzhab mana, yang jelas mereka yang selalu menebar teror di Indonesia adalah mujahid Islam.

Jadi dengan fakta-fakta yang ada, stop pura-pura tidak tahu atau menyangkal bukan Islam, apa lagi menuduh pihak lain sebagai kambing hitam. Karena jika umat Islam bersikap seperti ini terus, kita tidak akan pernah menemukan sumber penyakitnya. Dan selama sumber penyakitnya tidak di ketaui atau malah di samarkan dengan penyangkalan penyangkalan, dokter manapun tidak akan pernah bisa menyembuhkanya. Penyakit radikalisme akan tetap ada, dan selama itu pula Islam akan tetap dianggap sebagai agama teroris. Dan saya sebagai muslim, sangat keberatan dengan itu.

Pengakuan tidak akan mencemarkan nama baik agama Islam, karena semua orang juga mengerti, jika pelaku terorisme itu hanya oknum agama Islam. Orang paham jika itu dilakukan oleh sel-sel Islam garis keras, Islam radikal, bukan Islam secara global. Kalaupun ada orang non Islam yang menganggap Islam agama teror secara global, maka bisa dipastikan mereka adalah segelintir non muslim garis keras, non muslim radikal, Sama seperti Islam radikal yang menganggap semua non muslim itu musuh yang harus di lawan.

Setelah kita semua tahu dan sadar jika akar penyakit terorisme itu siapa, ini akan lebih mudah mengatasinya. Pemerintah sudah tahu tentang ini sejak awal awal, makanya Densus88, BIN, terus menekan, terus menyisir, terus menangkap mereka mereka yang terindikasi berafiliasi dengan terorisme. Lalu apakah terorisme menjadi hilang.? Tidak..!! mereka bukan orang tolol, mereka tahu bagai mana cara berkembang, menyerang dan bertahan. Mereka menanam, mengolah, menuai bibit bibit radikalisme secara militan dalam ceramah di mesjid-mesjid, di sosmed, di kampus, di ASN, dan sebagainya.

Disinilah urgensi kerja sama semua pihak untuk membantu pemerintah agar lebih efektif dalam mengatasi perkembangan terorisme. MUI seharusnya bisa mempersempit ruang gerak ulama ulama radikal ini. Menghimbau, menganjurkan, bila perlu mencekal, bukan malah menyangkal, mengambing hitamkan, lalu diam. Kita sebagai umat, bisa membantu pemerintah dengan menjauhi ceramah ceramah provokatif seperti itu. Dan yang paling penting, cobalah untuk kembali mencintai negeri ini secara utuh. Jika kita selalu masa bodo dengan masalah ini, apa yang akan kita wariskan pada anak cucu kita..? Reruntuhan bangunan yang diledakan.? Monumen nama-nama korban bom bunuh diri.? Pilihan ada ditangan kita sekarang..

Sallam

Bagikan Artikel Ke Sosial Media


Artikel Terkait lainya tentang , , :

0 Comments

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.